Selasa, 17 Oktober 2017

“Iman dan Taqwa” Adalah Kunci Untuk Kita Masuk Surga.

Hari ini (2/10) juga bertepatan dengan Hari Batik Nasional, seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kabupaten Kediri mulai dari Desa, Kecamatan sampai di Kabupaten Kediri memakai pakaian batik, juga dilaksanakan kegiatan rutin setiap bulan pada minggu pertama yaitu “Pembinaan Mental” bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.

PEMB.MENTAL 1

Hadir dalam pembinaan mental Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri H. Supoyo, SH. M.Si, Kepala SKPD bersama dengan Karyawan-Karyawati Se Kabupaten Kediri. Dengan Penceramah dari Ketua Ta’mir Masjid Agung An-Nuur Pare Asy’ari Masduki, MA juga sebagai Pengurus Aswaja NU Center Kabupaten Kediri.

Dalam ceramahnya Asy’ari Masduki menyampaikan bahwa pertemuan kita pada pagi hari ini, menghasilkan pahala atau diberikan pahala oleh Allah SWT, sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW dengan memperbanyak sholawat dan berdoa semoga kita nanti di akhirat dikumpulkan bersama Beliau di surga, ammiinn.

PEMB.MENTAL 2

Sebagai seorang Muslim, kita meyakini bahwa ada kehidupan setelah kematian, ada kehidupan setelah dunia ini. Dan kehidupan itu lebih lama, lebih baik dari pada kehidupan didunia ini. Kehidupan itu adalah kehidupan akhirat, yang abadi. Kahidupan akhirat bukan hanya 70 tahun, 100 tahun, 1000 tahun, atau 1 juta tahun tetapi kehidupan akherat selama-lamanya tidak ada penghabisannya. Jelasnya.

Kehidupan akherat yang abadi dan tidak ada akhirnya ini, disana hanya ada 2 tempat yang pertama surga dan yang kedua neraka. Tidak ada tempat selain 2 tempat ini. Seseorang yang hidup didunia ini, hanya ada 2 pilihan nantinya, akhirat surga atau neraka. Surga adalah tempat kenikmatan yang abadi, didalam surga tidak ada sakit, susah, gelisah dan tidak ada sesuatu yang menjadi kita khawatir.

 

Surga adalah sebagai tempat kebahagiaan yang abadi selama-lamanya. Sebaliknya dengan neraka sebagai tempat penyiksaan yang abadi selama-lamanya bagi orang-orang yang kafir. Setelah kita mengetahui untuk mendapatkan kenikmatan surga yang abadi, kuncinya hanya satu. Yaitu Iman Kepada Allah dan Rosulnya dengan keimanan yang benar. Kata Asy’ari.

PEMB.MENTAL 3

 

Keimanan yang berdasarkan dan dituntunkan oleh Rosulluloh SAW dan para sahabatnya. Tanpa iman seseorang tidak akan dapat masuk kedalam surga. Di dalam Al’Quran Allah SWT berfirman yang artinya barang siapa yang beramal sholeh, baik laki-laki maupun perempuan, maka dia akan masuk surga, dan sedikitpun tidak akan di djolimi.

Iman yang dimaksud disini adalah iman yang benar dan berdasarkan dengan akidah yang benar pula. Apabila kita melihat perpecahan dalam Umat Islam maka bergabunglah dengan mayoritas Umat Islam. Jadi cara mudah untuk mengidentifikasi, mengetahui mana kelompok yang benar, dan mana kelompok yang tidak benar itu adalah dengan mengikuti Rosulluloh SAW. Terangnya.

 

Jangan sekali-kali kita tertarik, atau ingin bergabung dengan kelompok yang menyimpang dari Umat Islam. Didalam Akidah dan keimanannya meyakini Allah SWT itu ada, tidak ada yang disembah selain Allah. Dan satu-satunya pencipta alam semesta, tidak ada sekutu, juga tidak ada yang serupa bagi Allah. Allah bukan benda dan tidak boleh disifati dengan sifat-sifat benda.

Dalam Hadis Rosulluloh SAW bersabda barang siapa yang akhir perkataannya menyebutkan Lailaha ilalah artinya ketika dia mati dalam keadaan meyakini Lailaha ilalah maka dia masuk surga. Bagitu seseorang mati dalam keadaan beriman maka dia masuk surga, sebanyak apapun dosa yang dia lakukan.

PEM.MENTAL 1

 

Tetapi apabila seseorang yang beriman, banyak melakukan dosa bahkan dosa-dosa besar, ketika dia meninggal dunia, dia belum bertaubat maka disini jika Allah SWT tidak mengampuni dosa-dosanya dia akan di adzab didalam neraka terlebih dahulu. Dan tidak akan abadi di dalam neraka karena dia sudah memegang kunci surga yaitu iman.

Jadi “Iman” adalah kunci untuk kita masuk surga, orang yang mati husnul khotimah akan masuk surga, Taqwaa dalah kunci terbebasnya dari adzab neraka dan orang yang bertaqwa akan masuk surga tanpa adzab. Jadi kunci iman dan dan taqwa adalah “Ilmu Agama Ahlussunnah Wal Jama’ah” maka jangan tinggalkan Majelis Ilmu.(Kominfo, Yrpd, Fz, Wk)

Add comment


Security code
Refresh